JAKARTA, investor.id – PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) pada akhir tahun 2021 mengincar penjualan mencapai Rp 1,39 triliun, meningkat 25% dari 2020. Untuk mendukung target tersebut, perseroan menyiapkan anggaran belanja modal sebanyak Rp 100 miliar.

Direktur Utama Victoria Care Indonesia Billy Hartono Salim menjelaskan, demi mengejar target tersebut perseroan telah menyiapkan beberapa strategi, salah satunya yakni dengan menambah varian produk yang perseroan miliki. Mulai dari skincare, facial care, dan hair care

“Sebagian sudah kami luncurkan pada Desember lalu yakni varian warna baru untuk haircare dengan brand Miranda. Dengan inovasi ini, terbukti penjualan brand tersebut meningkat cukup tinggi pada awal tahun 2021,” jelasnya kepada Investor Daily, Senin (8/2).

Varian produk lainya, lanjut Billy, yakni dengan meluncurkan pengembangan brand Herborist yakni produk facial care Rose Water dan Rose Cleansing Milk akhir tahun lalu, seiring dengan penggunaan rose atau mawar yang kembali booming di kalangan milenial dan gen Z.

“Selain itu, produk Minyak Zaitun dan juga Lulur Tradisional Bali dan produk yang berkaitan dengan kebersihan seperti hand sanitizer dan desinfektan juga turut meningkat penjualanya,” ujarnya.

Dari segi pemasaran, pihaknya menjelaskan, perseroan memasarkan produk melalui digital yakni bekerjasama dengan marketplace seperti Instagram, Facebook, Tokopedia, Shopee, Blibli melalui Official Store yang perseroan miliki. Selain itu, media konvensional seperti televisi tak luput jadi target pemasaran perseroan.

Sedangkan, strategi penjualan yang digunakan pada toko offline/luring dengan menambahkan beberapa counter baru. Pada semester dua mendatang, perseroan berencana untuk menambah 10 hingga 16 counter penjualan apabila pandemi mulai mereda.

“Kami juga melakukan pemasaran dengan konsep ground activity seperti Oemah Herborist yang ditempatkan pada keramaian seperti pusat perbelanjaan dan rest area,” kata dia.

Untuk diketahui, hingga saat ini perseroan memiliki 80 outlet yang tersebar di berbagai pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia. Adapun, untuk konsep rest area sendiri pihaknya telah membuka gerai Oemah Herborist Beauty Factory Outlet di rest area KM 72 dengan target konsumen yang bepergian ke luar kota.

Sebab itu, lanjut dia, pada tahun ini perseroan bersiap melakukan penambahan kapasitas produksi, dan penggantian sejumlah mesin lama dengan menganggarkan belanja modal sebanyak Rp 100 miliar. Capital Expenditure/capex ini bersumber dari raihan perseroan di tahun 2020 lalu.

“Dengan berbagai strategi tersebut kami proyeksikan laba bersih yang dapat kami peroleh pada akhir 2021 berkisar Rp 200 miliar atau lebih,” pungkasnya.

Adapun sebelumnya, Victoria Care Indonesia melalui produk Herborist meraih penghargaan Top Official Store Award 2021 yang diberikan oleh TRAS N Co Indonesia, lantaran berhasil menjual lebih dari satu juta unit produk melalui toko online/daring.

Secara rinci perseroan berhasil menjual produk Oemah Herborist sebanyak 1.065,577 produk dengan mendapatkan ulasan sebanyak 447,800 dari konsumen pada platform e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia. Dari jumlah transaksi tersebut, sebanyak 93% dari konsumen memberikan rating 5.

Adapun official store award merupakan sebuah apresiasi dan pengakuan yg diberikan oleh TRAS N CO Indonesia bekerjasama dengan INFOBRAND.ID untuk merk yang sukses mengoptimalkan aktivitas brand dan produknya melalui marketplace. Penghargaan ini diberikan kepada 500 toko terpilih hasil filterisasi lebih dari 5.000 toko resmi di Indonesia yang berada di e-commerce seperti Shopee & Tokopedia.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Source by: https://investor.id/market-and-corporate/incar-penjualan-naik-hingga-rp-139-triliun-vici-rilis-produk-baru